Tampilkan postingan dengan label EKONOMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EKONOMI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Januari 2013

Singapore Airlines Anjurkan Pilot Mundur

Maskapai Singapore Airlines menganjurkan para pilot maskapai itu untuk dengan sukarela mengundurkan diri. Hal ini disebabkan menurunnya perekonomian global, yang mencederai penerbangan-penerbangan jarak jauh.
Saat ini Singapore Airlines mempekerjakan 2.400 pilot. Sementara per 1 Desember 2012, armada Singapore Airlines berjumlah 101 pesawat, termasuk 19 Airbus A380 berkapasitas 471 penumpang per pesawat. Rata-rata usia pesawat Singapore Airlines hanya 6 tahun 6 bulan, menjadikannya salah satu maskapai di dunia dengan usia pesawat termuda.
Pada paruh pertama tahun fiskal Singapore Airlines yang berakhir Maret 2012, tercatat penurunan laba sebesar 30 persen dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan naiknya harga avtur dan diperburuk melemahnya permintaan penerbangan penumpang serta kargo.
Meski demikian, dalam laporan terakhir Singapore Airlines, terungkap pada November 2012 bahwa maskapai ini mencatat pertumbuhan year-on-year sebesar 9,1 persen pada seluruh sistem angkutan penumpang (diukur dalam kilometer pendapatan penumpang), sedangkan kapasitas (diukur dalam kilometer kursi yang tersedia) maskapai ini tumbuh sebesar 5,6 persen.
Oleh karena itu, tingkat isian penumpang (passengers load factor) meningkat sebesar 2,5 poin menjadi 77,7 persen. Jumlah penumpang yang diangkut naik sebesar 9,7 persen menjadi 1,5 juta penumpang.
Meskipun terdapat peningkatan terhadap jumlah penumpang diangkut, tingkat isian penumpang untuk kawasan Asia Barat, Asia Timur, dan Pasifik menurun akibat peningkatan lalu lintas tidak sesuai dengan peningkatan kapasitas.
Secara keseluruhan, lalu lintas kargo (diukur dalam angkutan-ton-kilometer) turun 8,8 persen year-on-year , sementara kapasitas kargo turun 11,4 persen. Oleh sebab itu, persentase tingkat isian kargo pada November 2012 turun sebesar 1,9 poin.
unpas, dita dwi cahya 102050165

Bursa Regional Karet Segera Terbentuk

Indonesia bersama Malaysia dan Thailand segera membentuk bursa komoditas regional untuk karet.
Saat ini ketiga negara tengah membentuk tim teknis untuk menyamakan persepsi dan mengakomodasi kepentingan ketiga negera. Diperkirakan bursa regional tersebut terbentuk pada Agustus mendatang.
Ketiga negara sudah sepakat, untuk menyelamatkan harga karet, perlu dibentuk bursa komoditas di tingkat regional. Kehadiran bursa regional diharapkan membuat harga karet mentah lebih stabil katanya.
Bursa regional itu akan menjadi tandingan bursa komoditas karet yang selama ini berkiblat ke Jepang. Indonesia, Malaysia, dan Thailand adalah tiga negara produsen karet terbesar, selama ini harga justru ditentukan oleh bursa di negara lain, yang justru tidak memiliki karet.
 unpas, dita dwi cahya 102050165

Sabtu, 29 Desember 2012

Semagat Dagang


Sebagian di antara pemerhati ekonomi dunia hingga kini pasti masih takjub. Mengapa China, yang pada 1978 demikian miskin, pendapatan per kapita di bawah 100 dollar AS per tahun, kini ibarat terbang, menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat? Jepang, Jerman, Inggris, Perancis, Kanada, Italia, dan Australia otomatis tergeser ke belakang.
Bahkan, Amerika Serikat kini berdebar-debar sebab dalam waktu beberapa tahun mendatang peluang China menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor satu di dunia sangat terbuka. Itu berarti, Amerika Serikat akan berdiri agak ke pinggir karena ia bukan lagi negara adidaya ekonomi.
Selama lebih dari 30 tahun China melakukan apa yang disebut revolusi produksi. China melipatgandakan semua industri, perkebunan, pertanian, dan kerajinan. Produk China merajalela di mana-mana. Sudah produknya berkualitas, harganya pun lebih murah. Siapa bisa lawan?
Sukses China mengilhami Vietnam yang praktis baru bisa membangun dengan lancar tahun 1990. Meski sudah menang perang tahun 1975, Vietnam dalam kondisi tercabik-cabik. Perlu waktu untuk konsolidasi kekuatan. Vietnam, seperti China, memberlakukan satu negara dua sistem. Sistem ekonomi pasar diterapkan di seluruh negeri. Memang Vietnam tidak bisa seperti China, tetapi negara seluas 331.089 kilometer persegi (hampir seluas Jerman) itu mampu meraih kinerja memukau.
Apa yang membuat Vietnam maju? Pemerintah negara itu paham benar bahwa bangsa Vietnam adalah bangsa yang terbiasa bekerja keras, pantang menyerah. Elan rakyat Vietnam menjadi bangsa yang dipandang orang menyala-nyala. Di sisi lain, nah ini yang seru, rakyat Vietnam memiliki kultur berbisnis yang cerdas dan tangguh. Kultur itu tertanam jauh sebelum Perancis datang dan menjajah bangsa itu.
Di kota Hanoi, misalnya, spirit entrepreneur berkobar sangat indah. Hampir semua rumah penduduk di dalam kota membuka toko. Hukum ekonomi berjalan tegak, siapa bermodal kuat boleh punya usaha besar, toko yang lebar. Namun, yang pas-pasan, sampai kelas menengah, bersabar di toko yang lebarnya satu sampai tiga meter. Panjang toko kerap hanya satu meter, tetapi ada juga yang panjangnya dua sampai lima meter.
Menarik memperhatikan langgam orang Vietnam berbisnis. Meski kerap hanya ”jualan” beberapa botol minuman, beberapa bungkus rokok dan roti, pemilik toko rela duduk mencakung dari pagi hingga malam hari. Ketekunan mereka di antaranya tampak dari sini. Sebagian lagi membuka ”open air café ” dengan menjual minuman ringan, berikut bangku-bangku plastik, yang biasa dipakai anak-anak kelas satu sekolah dasar. Harga minuman (teh, kopi) dari Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per gelas. Dari sini bisa diketahui omzet pemilik ”café”. Namun, dari segi nominal memang kecil. Namun, inilah cara pemerintah Vietnam membangkitkan elan entrepreneur rakyat. Pada saatnya, pedagang gurem itu akan menjadi pedagang besar.
Indonesia sudah melangkah jauh di depan Vietnam, tetapi bukan berarti mengabaikan kekuatan Vietnam. Sepuluh tahun lagi, bangsa unggul itu akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi mengagumkan. Mereka memiliki keterampilan, kecerdasan, dan sumber daya alam memadai.
Unpaid,Dita Dwi Cahya 102050165 

Penting, Pendidikan Wirausaha Dikenalkan Sejak Dini




kewirausahaan perlu diberikan kepada anak-anak. Dengan demikian, pengembangan kemampuan berwirausaha bisa dimulai sejak dini untuk menciptakan generasi muda yang mandiri. Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya menyadari bahwa pengembangan dunia wirausaha melalui pendidikan ke sekolah-sekolah perlu diupayakan agar anak-anak muda nantinya dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.  Pengembangan pendidikan kewirausahaan, termasuk untuk anak-anak dan remaja, dikembangkan lebih lanjut melalui kompetisi menulis tentang pengembangan wirausaha bagi para jurnalis dan masyarakat umum. Kompetisi menulis tentang kontribusi pendidikan kewirausahaan ini dibagi menjadi dua, yaitu kompetisi blogging  untuk kalangan masyarakat umum dan kompetisi menulis untuk para jurnalis.
Melalui pendidikan kewirausahaan ini  roda ekonomi Indonesia bisa terus berjalan dengan baik dengan munculnya orang-orang yang siap bersaing di dunia bisnis.
Unpas, Dita Dwi Cahya 102050165

Jumat, 28 Desember 2012

Indonesia Bisa Bertahan dari Krisis Global

Deputi Bidang Perdagangan Kemenko Perekonomian menganalisis bahwa walaupun terkena dampak krisi global sebanyak tiga kali, Indonesia masih mampu bertahan dan mampu bersaing dalam perdagangan global.
Tercatat 3 kali Indonesia terkena dampak krisis yaitu tahun 1998, 2007 dan 2011. Tapi Indonesia mampu bertahan karena beberapa faktorn yang dimiliki Indonesia.
Ada enam Indikator khusus yang dimiliki Indonesia dibandingkan negara-negara lain yang terkena langsung dari daak krisi global saat ini dan beberapa tahun yang lalu.
Pertama, Indonesia Bisa bertahan karena konsumsi tinggi rakyatnya memiliki tingkat konsumsi yang terbilang tinggi dan jumlah penduduknya yang banyak.
Kedua, secara beo ekonomi, Indonesia terletak pada wilayah strategis atau titik poin dalam hal perniagaan, hal ini merupakan suatu kondisi yang sebenarnya sudah lama terjadi sejak Indonesia masih di jaman kerajaan sekitar abad 16 Masehi silam. Letak strategis beberapa pelabuhan masa lampau Indonesia, seperti selat Malaka, Sunda Kelapa, Banten menjadi tempat bertemunya kapal perniagaan asing.
Lalu ketiga, secara geopolitik, Indonesia tidak memiliki musuh secara politik dengan negara-negara lain. Hal itu disebabkan, Indonesia mempunyai jaringan lewat organisasi internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, G-20 , ASEAN, dan beberapa organisasi dunia lainnya.
Keempat, Indonesia kaya akan Sumber Daya alam yang melimpah. Indonesia punya daerah-daerah yang berpotensi SDA-nya, namun dai segi infrastruktur dan teknologi pengembangan masih dirasa kurang.
Lalu kelima, sebanyak 65 persen penduduk Indonesia berasal dari usia produktivitas yang tinggi.
Dan faktor terakhir ialah Dari segi modalitas Dan investasi asking di Indonesia mash sangat besar.
UNPAS, ditadwicahya, 102050165

Selama 2012,6 BUMN mengalami Kerugian


 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat, sepanjang tahun 2012 ada 16 BUMN yang mencatat kerugian Rp 1,49 triliun. Hal tersebut diungkapkan oleh Wahyu Hidayat, Sekretaris Kementerian BUMN di Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Yang rugi itu diantaranya PT Energy Management Indonesia, PT Industri Sandang Nusantara, PT Industri Soda Indonesia, Perum Film Nasional, hasil audit 2011, ada 22 BUMN yang merugi dengan nilai kerugian sebesar Rp 3,54 triliun.Jadi nilainya turun sekitar 42%,                                                                 Prognosa 2012 ada 16 BUMN yang merugi dengan total kerugian Rp 1,492 triliun,
Dalam jumpa pers paparan kinerja BUMN 2012 hari ini, BUMN hanya dipimpin Wahyu Hidayat, Sekretaris Kementerian BUMN. Sementara itu, Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN dan Mahmudin  , Wakil Menteri BUMN tak hadir dalam acara tersebut.
UNPAS, Dita dwi Cahya,102050165

Rabu, 26 Desember 2012

BUMN Harus Sehat untung jadi ujung tombak




Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025 mempunyai semangat perubahan radikal dalam paradigma berpikir dari semua elemen. Perubahan pola pikir paling mendasar adalah pemahaman bahwa pembangunan ekonomi membutuhkan kolaborasi bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, dan swasta.
Pemerintah yang mempunyai anggaran terbatas tidak lagi bisa dituntut untuk menyediakan semua kebutuhan infrastruktur dengan anggaran itu. BUMN, BUMD, dan swasta harus ambil bagian dalam penyediaan infrastruktur itu. Peran pemerintah sekarang adalah menyediakan perangkat aturan dan regulasi yang memberikan insentif kepada dunia usaha untuk membangun kegiatan produksi dan infrastruktur.
Dengan Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) ini sangatlah jelas tersirat, BUMN harus dalam keadaan sehat walafiat agar bisa menjadi ujung tombak pembangunan. Oleh karena itu, BUMN yang sakit atau bahkan sudah menjadi mayat hidup—istilah Menteri BUMN Dahlan Iskan—harus segera diobati apabila masih mungkin disembuhkan. Dan, BUMN yang memang tidak mungkin disembuhkan lebih baik segera dikubur.
BUMN yang saat ini berjumlah 141 sebagian besar dalam kondisi sehat. Hingga pertengahan Desember 2012 hanya tersisa 16 BUMN yang sakit. Pada Oktober tercatat 31 BUMN yang sakit.
Hasil dari kepercayaan itu, ternyata ada lima BUMN mati yang berhasil bangkit kembali. Kelima BUMN itu adalah PT Istaka Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Djakarta Lloyd (Persero), Perum Bulog, dan PT Kertas Leces (Persero). Waskita Karya, selain bisa bangkit, pekan lalu juga melakukan penawaran perdana saham perusahaannya.

Ke depan, BUMN harus benar-benar dipimpin oleh direksi yang jujur, loyal, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, BUMN akan mampu berperan sebagai ujung tombak pembangunan Indonesia sesuai MP3EI.
Sementara terhadap BUMN yang sakit, sudah selayaknya pemerintah berani tegas kepada mereka.
Masalah BUMN sakit bukanlah monopoli Indonesia semata. Periset ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Thee Kian Wie, mengatakan, China, yang memiliki ratusan BUMN juga pernah mengalami masalah ini.
China kemudian memetakan, BUMN mana saja yang baik dan mana yang sakit. Untuk yang sakit, China mengatakan tidak bisa mempertahankannya. Alasannya, berapa pun uang yang masuk tidak akan efektif sepanjang tidak ada upaya dari dalam untuk memperbaiki kinerja dan keinginan untuk jadi lebih baik.
Saat ini Kementerian BUMN juga sedang mengevaluasi untuk menutup anak dan cucu usaha milik BUMN yang dalam operasionalnya justru membebani induk usaha. Sejumlah BUMN yang akan meminta penyertaan modal negara juga akan dilihat apakah layak mendapat suntikan dana tersebut. Jangan sampai setelah disuntik, perusahaan tidak mampu mengelola dana tersebut. 
Kontrak kerja sama yang lemah ini dialami PT Dok dan Perkapalan Surabaya. Mereka telah membuat kontrak kerja untuk membuat sejumlah kapal. Namun, pada tahun 2008, terjadi krisis global dan membuat harga semua barang naik. PT Dok dan Perkapalan tidak bisa menegosiasi ulang kepada pihak pemberi kerja.
Akhirnya karena tidak mempunyai uang banyak, perusahaan tidak bisa membeli bahan baku. Akibatnya, pekerjaan tidak bisa selesai tepat waktu, dan perusahaan harus membayar denda karena keterlambatan tersebut.
Sejumlah upaya sedang dan akan dilakukan. Semoga usaha ini membuahkan hasil nyata agar BUMN semakin baik dan mampu menjadi ujung tombak pembangunan ekonomi Indonesia.
UNPAS, Dita Dwi Cahya, 102050165

Boikot Pengusaha Berdampak Negatif







Para pengusaha meminta pemerintah tidak mengabaikan peran mereka sebagai pencipta lapangan kerja dan pembayar pajak. Akan tetapi, para pengusaha juga diingatkan akan munculnya dampak negatif dari rencana pemboikotan pengusaha di forum tripartit.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo B Sulisto mendukung sikap Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menarik diri dari Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional jika pemerintah tidak lagi menghargai pengusaha.

Forum ini lebih luas daripada dialog bipartit antara pengusaha dan pekerja di tingkat perusahaan. LKS Tripartit Nasional lumpuh sejak krisis ekonomi 1999 dan baru pulih tahun 2007 untuk menjadi forum koordinasi mencari solusi dari setiap masalah ketenagakerjaan.
Dunia usaha mendapat pukulan berat dengan kenaikan upah minimum tahun 2013 yang sangat drastis, seperti yang mereka alami juga pada awal tahun 2012.
Kenaikan upah minimum 2013 tertinggi terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat, sebesar 70 persen dari tahun 2012 dan DKI Jakarta menaikkan UMP sebanyak 43 persen.
Sebanyak 1.312 perusahaan yang mempekerjakan 975.328 buruh di 14 provinsi telah mengajukan permohonan penangguhan UMP 2013 melalui Kadin Indonesia-Apindo pada kurun waktu 3-13 Desember 2012. Jumlah ini bisa bertambah lagi karena tenggat pengaduan adalah 20 Desember 2012.
Kalangan pekerja menyayangkan kejadian ini. Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional Bambang Wirahyoso dan Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia Timboel Siregar menilai sikap Apindo memboikot LKS Tripartit Nasional akan memacetkan proses dialog hubungan industrial.
Persoalan yang lain adalah penciptaan lapangan kerja baru akan macet. Demikian pula dengan pertumbuhan pendapatan negara dari pajak perusahaan dan penghasilan pekerja.
Yang terjadi sekarang adalah bentuk kebuntuan komunikasi. Ini harus segera diperbaiki supaya masalah tidak menjalar ke mana-mana
 UNPAS,dita Dwi Cahya,102050165